Kegiatan pembiasaan ibadah Sholat Duha merupakan salah satu kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh peserta didik TK Al Muttaqin Bongor sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai agama dan moral sejak usia dini. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan dibimbing oleh guru dengan suasana yang menyenangkan, tertib, dan disesuaikan dengan tahap perkembangan anak.
Melalui kegiatan Sholat Duha, anak-anak diperkenalkan dan dibiasakan untuk mengenal tata cara beribadah, mulai dari persiapan sebelum sholat, mengambil posisi yang tertib, mengikuti gerakan sholat, hingga membaca bacaan-bacaan sholat secara sederhana. Guru memberikan contoh dan pendampingan secara langsung sehingga anak dapat mengikuti kegiatan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Pembiasaan Sholat Duha juga menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, ketertiban, kemandirian, dan tanggung jawab peserta didik. Anak-anak belajar untuk mempersiapkan diri sebelum beribadah, menjaga kebersihan dan kerapian, mengikuti arahan guru, serta menghargai teman yang sedang melaksanakan ibadah. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan nilai-nilai tersebut dapat tertanam dalam perilaku anak sehari-hari.
Selain mengenalkan praktik ibadah, kegiatan ini juga memberikan pengalaman kepada anak untuk mencintai dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Guru memberikan penguatan sederhana mengenai pentingnya bersyukur, berdoa, berbuat baik, serta menyayangi sesama. Dengan demikian, kegiatan Sholat Duha tidak hanya berorientasi pada kemampuan anak dalam mengikuti gerakan dan bacaan sholat, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Anak-anak terlihat berusaha mengikuti gerakan sholat bersama-sama dengan bimbingan guru. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan yang ramah anak sehingga ibadah menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tidak terasa sebagai sebuah kewajiban yang membebani.
Kegiatan pembiasaan Sholat Duha di TK Al Muttaqin Bongor diharapkan dapat menjadi fondasi awal dalam membentuk generasi yang religius, disiplin, mandiri, berakhlak mulia, dan memiliki kecintaan terhadap ibadah. Pembiasaan yang dilakukan sejak dini akan membantu anak mengenal nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal positif bagi perkembangan mereka pada jenjang pendidikan berikutnya.

